Si Kecil Belekan? Bisa Bahaya, Bisa Tidak!
SETIAP pagi, sehabis bangun tidur, belek alias kotoran mata -menurut istilah medis disebut sekret- tak jarang menghiasi mata si buah hati. Awam biasa menyebutnya belekan.
Dan ternyata, ada belek yang normal dan tidak normal loh, Moms! Seperti apa tanda-tandanya? dr Florence Meilani Manurung, SpM dari Jakarta Eye Center, Menteng, Jakarta memaparkannya:
Katup Saluran Air Mata Tersumbat
Pascamelahirkan biasanya dokter spesialis anak akan memeriksa seluruh kondisi si bayi, tak terkecuali dengan indera penglihatannya yaitu mata.
Pada hari-hari pertama kelahiran, bayi bisa saja belekan. Dan penyebab yang seringkali ditemui adalah tersumbatnya saluran pembuangan air mata. Air mata diproduksi guna membasahi seluruh permukaan mata yang bermanfaat untuk menjaga kondisi mata agar tetap optimal.
Ketika mata memroduksi airmata, tentunya harus ada saluran pengeluarannya juga. Pengeluaran itu ada di kelopak atas, kelopak bawah, dan di daerah dalam hidung. Kemudian ada penghubung yang menuju ke arah hidung dan tenggorokan. Itulah mengapa jika menangis kencang hidung jadi ikut meler.
Ketika katup yang seharusnya terbuka dan mengalirkan airmata ke bawah ini tertutup, terjadilah penyumbatan yang kemudian berujung pada belekan. Istilah medisnya Obstruksi Ductus Nato Lacrimale (ODNL).
“ODNL ini bisa terjadi pada bayi baru lahir, baik yang lahir prematur maupun matur atau cukup umur. Padahal seharusnya katup pada saluran air mata ini saat lahir sudah terbuka,” terang dr Florence Meilani Manurung, SpM dari Jakarta Eye Center, Menteng, Jakarta.
Menurut Florence, ODNL ini memang kerap terjadi dan tidak berbahaya. Ciri-cirinya, belek yang muncul hanya sedikit-sedikit tetapi setiap hari muncul.
Belek Akibat Infeksi
Belekan dapat dikategorikan berbahaya jika mata merah, belek berwarna agak kehijauan, lengket dan jumlahnya sangat banyak. Jika ini terjadi, itu tandanya mata bayi Anda sudah terinfeksi.
Infeksi ini biasa dialami bayi baru lahir dengan proses persalinan normal dan si ibu menderita penyakit menular seksual.
“Jika seorang ibu menderita penyakit kelamin dan melahirkan secara normal, mata bayi yang jalan lahirnya melewati dinding vagina bisa terpapar kuman atau jamur sehingga membuat matanya terinfeksi. Ini bahaya dan memerlukan penanganan khusus sesuai dengan penyebabnya,” tegas Florence.
Lakukan Massage!
Jika mata si kecil mengalami belekan karena ODNL yaitu tertutupnya katup saluran air mata, terapi yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan massage (pijat) agar saluran air matanya perlahan terbuka.
“Sumbatan bisa terjadi pada kedua mata atau hanya satu mata saja. Tetapi massage dapat dilakukan pada keduanya dan hal ini tidak menjadi masalah. Yang perlu diperhatikan justru bagaimana cara massage-nya,” saran Florence.
Yuk ikuti petunjuk dari dr Florence Meilani Manurung, SpM berikut ini!
1. Pastikan tangan Anda dalam keadaan bersih.
2. Pilih waktu massage setelah si kecil mandi setelah dihanduki, dengan begitu kulitnya masih lembab.
3. Jangan menggunakan krim apapun, baby oil, atau air ludah ibu
4. Mulailah massage secara perlahan dimulai dari pangkal hidung ke arah hidung bayi (dari atas ke bawah). Ingat, lakukan secara lembut karena kulit bayi masih sangat rentan. Pastikan kuku jari tangan Anda tidak melukai kulitnya.
5. Lakukan massage dengan interval 2×10 pijatan.
6. Lakukan satu persatu dan jangan massage kedua mata secara berbarengan.
7. Untuk membersihkan belek, gunakan kasa yang sudah dibasahi dengan air hangat.
diambil dari: http://lifestyle.okezone.com/

